3 Tips Bisnis Musiman di Bulan Ramadan Agar Cepat Laris

- Selama Ramadan, bisnis musiman seperti makanan, minuman, dan pakaian meningkat pesat, dengan banyak penjual berlomba menarik perhatian pelanggan lewat produk khas mereka.
- IDN Times menyarankan penggunaan bahan baku terbaik agar kualitas rasa dan kepuasan pelanggan tetap terjaga meski biaya produksi lebih tinggi.
- Penjual disarankan memodifikasi produk agar unik serta aktif promosi di media sosial dan lingkungan sekitar tanpa mudah menyerah menghadapi penolakan.
Jakarta, IDN Times - Penjual makanan selama bulan Ramadan selalu meningkat signifikan dibanding hari biasanya. Banyak dari mereka yang menjadi bagian dari serba-serbi Ramadan ini adalah penjual musiman.
Produk yang ditawarkan pun beragam, mulai dari menjual makanan, minuman, pakaian, peralatan ibadah hingga kue kering. Tapi dari kebanyakan bisnis musiman ini pasti selalu menjual barang atau benda yang sama. Hanya sedikit penjual yang memodifikasi produk mereka biar lebih tampak menarik bagi pelanggan.
Biar dagangan musiman kamu ini cepat laris, IDN Times merangkum 3 tips ini:
Table of Content
1. Gunakan bahan baku terbaik untuk dagangan kamu

Soal rasa, lidah gak akan pernah bisa bohong. Selalu utamakan kualitas dari produk kamu dengan menggunakan bahan baku yang terbaik. Kamu bisa menggunakan sayur yang benar benar segar untuk buat bakwan misalnya. Atau ketika kamu menjual es buah, kamu bisa menggunakan pemanis alami dan tanpa pengawet.
Memang menggunakan bahan baku mahal akan berimbas pada tingginya ongkos produksi kamu, tapi dengan begitu kamu juga peduli dengan pelanggan kamu agar mereka mendapatkan kualitas terbaik dari makanan atau minuman yang mereka beli.
2. Modifikasi produk kamu

Cara ini paling mudah dan bisa jadi andalan biar dagangan musiman kamu laris. Alih-alih jualan barang yang sama dengan penjual lain, kamu bisa sedikit modifikasi dagangan kamu lho...
Sebagai contoh adalah gorengan. Kamu bisa menjual produk gorengan olahan yang jarang ditemui di pasaran, seperti nanas goreng, apel madu goreng, atau jenis olahan lainnya.
Kalau kamu menjual pakaian muslim, kamu bisa juga menambahkan nama pelanggan kamu yang membeli atau memberikan sentuhan personalisasi lainnya di pakaian muslim tersebut. Misal gambar yang bisa di-request dan lainnya.
Poinnya adalah membuat sesuatu menjadi berbeda dari yang sudah ada atau umum. Karena dengan menjadi berbeda akan membuat produk kamu lebih mudah dilirik.
3. Jangan menyerah, ditolak itu biasa

Salah satu bagian paling berat dalam berbisnis adalah mendatangkan pembeli dan membuat orang tahu apa yang kamu jual.
Caranya, kamu bisa menawarkan langsung ke orang-orang yang ada di jalan, beri tahu teman dan saudara-saudara kamu yang lain. Penolakan pasti ada, mungkin karena mereka belum butuh atau masih ragu, tapi jangan menyerah. Buat orang lain mengenal apa yang kamu jual.
Cara lain adalah dengan menawarkan di media sosial kamu. Kamu bisa mengiklankan dagangan kamu lewat Instagram Stories, Fleet, WhatsApp Story atau feed media sosial kamu. Kalau kamu punya modal lebih, gunakan fitur ads (iklan) yang ditawarkan oleh media sosial tersebut.
Ketiga cara ini bisa kamu jalankan semua untuk hasil maksimal atau memilih salah satu sesuai kebutuhan kamu. Semangat berjualan!
FAQ seputar Tips Bisnis Musiman di Bulan Ramadan Agar Cepat Laris
| Bagaimana cara menentukan ide bisnis musiman yang tepat saat Ramadan? | Pilih bisnis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat selama puasa dan Lebaran, misalnya takjil, catering sahur dan buka, atau parcel khas Ramadan yang permintaannya meningkat tajam. |
| Apa tips penting untuk memulai bisnis musiman selama Ramadan? | Pastikan melakukan riset pasar, tahu tren konsumsi saat puasa, dan menetapkan target konsumen dengan jelas agar produk yang kamu tawarkan tepat sasaran dan cepat laku. |
| Bagaimana cara menjaga bisnis musiman tetap berjalan lancar sepanjang Ramadan? | Atur stok barang, jadwalkan produksi, dan siapkan strategi pemasaran online supaya permintaan tinggi tetap terpenuhi tanpa membuat kamu kewalahan. |
| Apakah penting memanfaatkan media sosial untuk bisnis Ramadan? | Iya. Promosi lewat media sosial dan marketplace membantu produkmu lebih cepat dilihat orang dan memaksimalkan penjualan dalam waktu singkat di bulan puasa. |
| Bagaimana menghadapi persaingan bisnis musiman saat Ramadan? | Tawarkan nilai tambah seperti harga bersaing, kemasan menarik, atau layanan cepat antar supaya usahamu tetap terlihat menarik dibandingkan kompetitor. |








.jpg)







